Sabtu, 21 Mei 2011

huruf jepang

Huruf Jepang, Bagi kebanyakan pembelajar bahasa Jepang, huruf jepang merupakan bagian yang paling rumit dan butuh waktu cukup lama untuk mempelajarinya. Namun demikian, sangat menarik untuk dipelajari. Di bagian ini anda akan belajar mengenai huruf hiragana, katakana, dan kanji. Untuk mempelajari kanji, sebaiknya anda sudah hafal huruf hiragana dan katakana.
Huruf Dasar                       huruf dasar                          huruf hiragana

a
いi う 
u

e

o

ka

ki

ku

ke

ko
Latihan membaca!!!
• あおい(Biru) • いけ(kolam)
• あかい(merah) • くうき(udara)
• こえ(suara)


sa
しshi す 
su

se

so

ta

chi

tsu

te

to
Latihan membaca!!!
• ちいさい(kecil) • した(bawah)
• ちかてつ(bawah tanah) • そと(luar)
• あし(kaki)


na
にni ぬ 
nu

ne

no

ha

hi

fu

he

ho
Latihan membaca!!!
• なに(apa?) • ひふ(kulit)
• はな(bunga) • ぬの(kain/lap)
• いぬ(anjing) • ほね(tulang)


ma
みmi む 
mu

me

mo

ya


yu


yo
Latihan membaca!!!
• やま(gunung) • うみ(laut)
• ゆめ(mimpi) • あめ(hujan)
• よむ(membaca)


ra
りri る 
ru

re

ro

n




o
Latihan membaca!!!
• かれら(mereka) • ほんをかりる(meminjam buku)
• れきし(sejarah)
• りろん(teori)

Huruf Tambahan
Selain huruf dasar yang berjumlah 46, hiragana juga mempunyai 23 huruf tambahan yang dibentuk dari huruf dasar, serta 33 huruf gabungan. Fungsi dari huruf hiragana yaitu untuk menuliskan kosakata asli jepang.

ga

gi

gu

ge

go

za

ji

zu

ze

zo

da

de

do

ba

bi

bu

be

bo

pa

pi

pu

pe

po

Huruf Gabungan
や(ya) ゆ(yu) よ(yo)
き(ki) きゃ
kya
きゅ
kyu
きょ
kyo
し(shi) しゃ
sha
しゅ
shu
しょ
sho
ち(chi) ちゃ
cha
ちゅ
chu
ちょ
cho
に(ni) にゃ
nya
にゅ
nyu
にょ
nyo
ひ(hi) ひゃ
(hya)
ひゅ
(hyu)
ひょ
(hyo)
み(mi) みゃ
(mya)
みゅ
(myu)
みょ
(myo)
り(ri) りゃ
(rya)
りゅ
(ryu)
りょ
(ryo)

ぎ(gi) ぎゃ
(gya)
ぎゅ
(gyu)
ぎょ
(gyo)
じ(ji) じゃ
(jya)
じゅ
(jyu)
じょ
(jyo)
ぴ(bi) びゃ
(bya)
びゅ
(byu)
びょ
(byo)
ぴ(pi) ぴゃ
(pya)
ぴゅ
(pyu)
ぴょ
(pyo)


















Selain huruf hiragana, jepang juga mempunyai huruf katakana yang digunakan untuk menuliskan kosakata yang berasal dari luar Jepang, seperti nama orang asing, nama Negara (kecuali cina dan korea), dll. Apabila dibandingakan dengan huruf hiragana, huruf katakana terlihat lebih kaku.


Huruf Dasar


a
イi ウ 
u

e

o

ka

ki

ku

ke

ko

sa

shi

su

se

so

ta

chi

tsu

te

to

na

ni

nu

ne

no

ha

hi

fu

he

ho

ma

mi

mu

me

mo

ya

yu

yo

ra

ri

ru

re

ro

n

o


Huruf Tambahan


ga

gi

gu

ge

go

za

ji

zu

ze

zo

da

de

do

ba

bi

bu

be

bo

pa

pi

pu

pe

po

 
Huruf Gabungan

ヤ(ya) ユ(yu) ヨ(yo)
キ(ki) キャ
kya
キュ
kyu
キョ
kyo
シ(shi) シャ
sha
シュ
shu
ショ
sho
チ(chi) チャ
cha
チュ
chu
チョ
cho
ニ(ni) ニャ
nya
ニュ
nyu
ニョ
nyo
ヒ(hi) ヒャ
(hya)
ヒュ
(hyu)
ヒョ
(hyo)
ミ(mi) ミャ
(mya)
ミュ
(myu)
ミョ
(myo)
リ(ri) リャ
(rya)
リュ
(ryu)
リョ
(ryo)



ぎ(gi) ぎゃ
(gya)
ぎゅ
(gyu)
ぎょ
(gyo)
じ(ji) じゃ
(jya)
じゅ
(jyu)
じょ
(jyo)
ぴ(bi) びゃ
(bya)
びゅ
(byu)
びょ
(byo)
ぴ(pi) ぴゃ
(pya)
ぴゅ
(pyu)
ぴょ
(pyo)



Huruf Kanji
Setelah anda hafal huruf hiragana dan katakana, langkah selanjutnya yang harus anda pelajari adalah huruf Kanji. Huruf kanji jauh lebih sulit dibandingkan hiragana ataupun katakana. Namun demikian, belajar kanji sungguh menarik dan menyenangkan.

Kanji & Cara Baca

Kanji adalah huruf bergambar yang diadopsi dari negeri Cina pada awal abad ke-14. Setiap huruf kanji mewakili tidak hanya bunyi tapi juga arti. Kanji biasanya dituliskan pada sebagian besar kata benda, kata sifat, dan kata kerja.
Huruf kanji mempunyai 2 cara baca, yaitu kunyomi (cara baca Jepang), dan onyomi (cara baca Cina). Pertanyaan yang muncul dari kalian mungkin kapan kanji tersebut dibaca kunyomi dan kapan dibaca onyomi? Secara umum ketika sebuah kanji berdiri sendiri dan memberi suatu arti bagi kanji tersebut (tidak digabungkan dengan kanji lain) maka kita menggunakan cara baca kunyomi. Dan apabila sebuah kanji digunakan bersama dengan kanji lainnya, maka kita menggunakan cara baca onyomi.
Contoh:
月(つき)
Karena berdiri sendiri, maka dibaca “tsuki” (つき)
一月(いちがつ)
Karena digabungkan dengan kanji lain, yaitu kanji 一(いち)、maka dibaca “gatsu”(がつ)

Namun demikian ada beberapa kanji yang tidak mengikuti aturan di atas, oleh karena itu anda harus berhati-hati.
Berikut ini beberapa list kanji dasar yang perlu kamu ketahui. Namun sebelum kamu memperlajari bagaian ini, sebaiknya kamu sudah menghafal huruf hiragana dan katakana dengan baik.

 kanji dasar 1
Kanji Yang Berhubungan Dengan Hari
Arti Kanji: MATAHARI, Jumlah Coretan: 4

Cara baca:
• Kunyomi: ひ
• Onyomi: ニチ
Contoh:

• 日 (ひ) : Matahari
• 日よう日(にちようび) : Hari Minggu
Arti Kanji: BULAN, Jumlah Coretan: 4

Cara baca:
• Kunyomi: つき
• Onyomi: ゲツ/ガツ
Contoh:

• 月 (つき) : Bulan
• 月よう日(げつようび) : Hari Senin
Arti Kanji: API, Jumlah Coretan: 4

Cara baca:
• Kunyomi: ひ
• Onyomi: カ
Contoh:

• 火 (ひ) : Api
• 火よう日(かようび) : Hari Selasa
 Arti Kanji: AIR, Jumlah Coretan: 4

Cara baca:
• Kunyomi: みず
• Onyomi: すい
Contoh:

• 水 (みず) : Air
• 水よう日(すいようび) : Hari Rabu
Arti Kanji: POHON, Jumlah Coretan: 4

Cara baca:
• Kunyomi: き
• Onyomi: モク
Contoh:

• 木 (き) : Pohon
• 木よう日(もくようび) : Hari Kamis
 Arti Kanji: UANG, Jumlah Coretan: 8

Cara baca:
• Kunyomi: かね
• Onyomi: キン
Contoh:

• 金 (かね) : Uang
• 金よう日(きんようび) : Hari Jum'at
 Arti Kanji: TANAH, Jumlah Coretan: 3

Cara baca:
• Kunyomi: つち
• Onyomi: ド
Contoh:
• 土 (つち) : Tanah
• 土よう日(どようび) : Hari Sabtu

Kanji Dasar 2
Arti Kanji: SATU, Jumlah Coretan:1

Cara baca:
• Kunyomi: ひと
• Onyomi: イチ
Contoh:

• 一つ(ひとつ) : Satu buah
• 一月(いちがつ) : Januari
 Arti Kanji: DUA, Jumlah Coretan:2

Cara baca:
• Kunyomi: ふた
• Onyomi: ニ
Contoh:

• 二つ(ふたつ)
• 二月(にがつ) : Februari
 Arti Kanji: TIGA, Jumlah Coretan: 3

Cara baca:
• Kunyomi: みっ
• Onyomi: サン
Contoh:

• 三つ (みっつ) : Tiga buah
• 三月(さんがつ) : Maret
 Arti Kanji: EMPAT, Jumlah Coretan: 5

Cara baca:
• Kunyomi: よっ
• Onyomi: シ
Contoh:

• 四つ (よっつ) : Empat buah
• 四月(しがつ) : April
 Arti Kanji: LIMA, Jumlah Coretan: 4

Cara baca:
• Kunyomi: いつ
• Onyomi: ゴ
Contoh:

• 五つ (いつつ) : Lima buah
• 五月(ごがつ) : Mei
Arti Kanji: ENAM, Jumlah Coretan: 4

Cara baca:
• Kunyomi: むっ
• Onyomi: ロク
Contoh:

• 六つ (むっつ) : Enam Buah
• 六月(ろくがつ) : Juni
Arti Kanji: TUJUH, Jumlah Coretan: 2

Cara baca:
• Kunyomi: なな
• Onyomi: シチ
Contoh:

• 七つ (ななつ) : Tujuh buah
• 七月(しちがつ) : Juli
Arti Kanji: DELAPAN, Jumlah Coretan: 2

Cara baca:
• Kunyomi: やっ
• Onyomi: ハチ
Contoh:

• 八つ (やっつ) : Delapan buah
• 八月(はちがつ) : Agustus
Arti Kanji: SEMBILAN, Jumlah Coretan: 2

Cara baca:
• Kunyomi: ここの
• Onyomi: ク/キュウ
Contoh:

• 九つ (ここのつ) : Sembilan buah
• 九月(くがつ) : September
 Arti Kanji: SEPULUH, Jumlah Coretan: 2

Cara baca:
• Kunyomi: とお
• Onyomi: ジュウ
Contoh:

• 十 (とお) : Sepuluh buah,  • 十月(じゅうがつ) : Oktober
• 十一月(じゅういちがつ) : November,  • 十二月(じゅうにがつ) : Desember
Kanji Dasar 3
 Arti Kanji: RATUSAN, Jumlah Coretan: 6

Cara baca:
• Kunyomi:
• Onyomi: ヒャク/ビャク
Contoh:

• 二百(にひゃく) : Dua ratus
• 三百(さんびゃく) Tiga ratus
 Arti Kanji: RIBUAN, Jumlah Coretan: 3

Cara baca:
• Kunyomi:
• Onyomi: セン/ゼン
Contoh:

• 一千(いっせん) : Seribu
• 三千(さんぜん) : Tiga ribu
 Arti Kanji: PULUHAN RIBU, Jumlah Coretan: 3

Cara baca:
• Kunyomi:
• Onyomi: マン
Contoh:

• 一万 (いちまん) : Sepuluh ribu
• 百万(ひゃくまん) : Satu juta
 Arti Kanji: YEN, Jumlah Coretan: 4

Cara baca:
• Kunyomi:
• Onyomi: エン
Contoh:

• 百万円 (ひゃくまんえん) : Satu juta yen
• 五千円(ごせんえん) : Lima ribu yen

karateristik bahasa jepang

Karakteristik Bahasa Jepang
Pada bagian ini berisi mengenai karakteristik atau ciri-ciri umum bahasa Jepang. Pemahaman mengenai hal tersebut sangat diperlukan bagi anda yang baru pertama kali belajar Bahasa Jepang. Berikut adalah karakteristik umum Bahasa Jepang
Huruf Jepang
Ciri-ciri yang paling mencolok dari bahasa Jepang adalah tulisannya. Bagi kebanyakan pembelajar bahasa Jepang, huruf jepang merupakan bagian yang paling sulit dan membutuhkan waktu yang lama. Namun demikian, sangat perlu dan menarik untuk dipelajari.
Bahasa Jepang mempunyai konsep tulisan yang berbeda dengan bahasa lainya di dunia. Terdapat 3 tulisan yang digunakan oleh Jepang, yaitu, hiragana, katakana, dan kanji. (Ke-3 tulisan tersebut bisa saja muncul dalam satu kalimat sederhana). Setiap huruf hiragana  dan katakana mewakili bunyi dari setiap huruf tersebut, sedangkan huruf kanji mewakili baik bunyi maupun arti.
Namun selain ke-3 tulisan tersebut diatas, Jepang juga kadang-kadang menggunakan huruf romaji, yaitu huruf latin yang biasa kita gunakan. Huruf romaji digunakan untuk mempermudah orang asing dalam membaca huruf.

Lafal / Ucapan Bahasa Jepang
Bunyi atau lafal Bahasa Jepang sangat mudah sekali diucapkan. Bahasa Jepang mempunyai 5 huruf vocal yaitu, A, I, U, E, dan O. Huruf-huruf vocal tersebut diucapkan dengan jelas, sama pengucaannya seperti dalam bahasa Indonesia. Jepang tidak mempunyai huruf konsonan yang dapat berdiri sendiri (pengecualian huruf “n”). Setiap huruf jepang (selain huruf vocal yang dapat sendiri) merupakan gabungan dari huruf konsonan-vokal, seperti ka, ki, ku, ke, ko dll.
• Huruf “u” di belakang kalimat tidak perlu dilafalkan.
  Contoh: "Desu" dibaca "des"
              " Masu dibaca "mas"
• Huruf “n” mempunyai beberapa pengucapan, yaitu “n”, “ng” dan “m”.
  Contoh: "konnichi wa” dibaca “konnichi wa”.
              “sumimasen” dibaca “sumimaseng”.
              “konban wa” dibaca “kombang wa”.
• Hati-hati dengan bunyi panjang!!! Bunyi panjang dalam bahasa Jepang dapat merubah arti.
  Contoh: Ojisan (paman)  →      Ojiisan (kakek)
              Obasan (bibi)    →      Obaasan (nenek)

Susunan Kalimat
Susunan kalimat bahasa Jepang berbeda dengan bahasa Indonesia maupun Inggris. Kalau di Bahasa Indonesia atau Inggris kita mengikuti pola Subjek – Predikat – Objek, maka Bahasa Jepang mengikuti pola Subjek – Objek – Predikat. Perhatikan contoh di bawah ini.
Susunan Kalimat Bahasa Inggis
Subjek Predikat Objek
I
Saya
Learn
belajar
Japanese
bahasa jepang
Susunan Kalimat Bahasa Jepang
Subjek Objek Predikat
Watashi wa
Saya
nihongo o
bahasa Jepang
benkyoo shimasu
belajar
Agak rumit memang apabila kita memperhatikan contoh diatas, namun jangan khawatir, semuannya hanya masalah waktu. Anda akan terbiasa dengan pola kalimat seperti itu. Bahasa Jepang tidak sesulit yang anda bayangkan!!!
Partikel
Partikel atau kata Bantu merupakan bagian yang sangat penting dalam pembentukan kalimat bahasa Jepang. Fungsi dari partikel adalah sebagai konektor atau penghubung kata satu dengan kata lainnya.
Banyak dari partikel yang tidak ada padananya dalam bahasa Indonesia, sehingga agak sedikit merepotkan bagi orang yang baru belajar bahasa Jepang. Contoh partikel bahasa Jepang yaitu, partikel “wa” dan “o”.
Partikel "wa" tidak mempunyai arti, namun berfungsi sebagai penanda subjek. Maksudnya adalah kata sebelum partikel wa adalah subjek dari kalimat tersebut.
Contoh:
Subjek Partikel Predikat Copula
Watashi
Saya
wa
(Tidak ada arti)
Arif
Arif
desu
(tidak ada arti)
Note: Desu pada kalimat di atas digunakan sebagai penanda berakhirnya satu kalimat dan menunjukan kalimat yang sopan atau santun.

Sedangkan partikel o merupakan partikel penanda objek. Maksudnya adalah kata sebelum partikel "o" merupkan objek dari kata kerja.

Tata Bahasa Jepang Secara Umum
• Verb atau kata kerja selalu diletakan di belakang kalimat.
• Bahasa Jepang hanya mempunyai 2 tenses, yaitu bentuk sekarang, dan bentuk lampau.
• Kata Benda dan kata kerja tidak terpengaruh oleh gender dan jumlah.
• Subjek dalam bahasa Jepang sering kali dihilangkan apabila konteks kalimatnya sudah jelas.
• Setiap kata kerja dalam bahasa Jepang mengalami perubahan dan setiap perubahan tersebut akan menyebabkan perubahan baik artinya maupun tensesnya.

Jumat, 20 Mei 2011

malin kundang

A long time ago, there was a widow with her only son. They lived in a hut, in a village
near the sea. They were very poor.
Malin Kundang is the son·s name, thought, ´if i stay here, i won·t have a better life.
I have to leave this village and look for a job.µ
His mother was sad to hear that. But she knew that Malin Kundang was right. So
she let him go.
After her son had left, she went to the beach every day and prayed for her son
safety. She hoped her son would return soon.
One morning, a beautiful big ship came. There were Malin Kundang and his wife.
Malin Kundang·s mother cried joyfully. ´oh Malin Kundang my son! You are home!µ
she hugged his son.
Malin kundang did not believe her. He said, ´She can·t be my mother! She was a
strong woman when i left her.µ
But his wife said angrily, ´Why didn·t you tell me that your mother is poor and old?µ
then she spitted on the old woman.
The old woman cried. She could not believe what she heard. ´Malin i·m your
mother.µ But Malin Kundang did not listen. He was embrassed to have an old
mother. So he kick the old woman and yelled at her, ´Go away ugly woman. My
mother does not look like you at all.µ
The old woman fell on the ground. She cried. Then she prayed, ´My dear God, if he
is really my son, so, punish him.µ
After she prayed, there was a thunder, it crashed the shore and destroyed
everything. The villagers saw rocks that looked like a man. People believed that
was, Malin Kundang he changed into coral reef. God had punished him.
OK. I think that·s all. Thank you for your attention.


the mermaid


Once upon a time in the land of nags, pirates, treasure chests, devils, hills, ducks, marshes, beaches, lighthouses and much more, there lived a lovely fair-haired young maiden by the name of Melanie.
Melanie so loved going fishing with her father early each morning. The two of them would get up at dawn and walk down to the edge of the tiny bay where father’s fishing boat awaited them. As legend has it, Melanie was able to sing to the fish…her melodic voice reaching just about every type of fish there is in the ocean. It was in this manner that her father was able to fill up his tiny boat with many sea creatures and take them into the village of Manteo, where he sold them so that he could support his family. Other fishermen were often envious because they were unable to catch such an amount of fish. In fact, many worried about the ocean being empty of fish one day because of Melanie’s special talent!
Now it so happened that one summer’s morning, Melanies’ father was not feeling well. Melanie’s mother decided that he should just stay at home and rest for the day. However, Melanie knew that the family had to have fish to sell at the market, so she crept down to the edge of the bay while her parents were busily discussing the day’s events with a neighbor.
Knowing what to do, Melanie was soon floating out in the little boat with her net in hand, as well as her father’s trusted fishing pole. Within a minute’s time, a large mackerel soon popped up out of the water. Melanie was surprised, as she had not even begun to sing!
“How do!” cried the mackerel.
“Good morning, Mr. Mackerel. I have not sung as yet. Why do you now greet me,?” asked Melanie, readying her pole for the catch.
Before the mackerel could answer, something else caught Melanie’s eye. A most unusual item was floating in the water, and the sun’s bright morning rays caught its fine quality. It was a purse. Melanie watched it as it came nearer to the boat. Oh such a purse! It was made from the finest leather and had sparkling golden buttons about the edges of it. A very smart looking purse indeed! Melanie tried to reach out to grab the purse but it kept floating back and forth. She just could not get a hold of it.
Soon, a stingray popped its head out of the water, followed by flounder, yellow fin, and several small schools of fish. Melanie was very pleased at the sight of such an easy catch of sea creatures. She threw out her net this time and began to sing. Alas, nothing happened. The fish just kept swimming around her boat and the purse kept swishing back and forth in the wake.
“Why do you not just dive in and fetch this purse that has caught your eye,?” asked the yellow fin. “It will soon float out to sea and you shall never again come upon such a catch, dear girl. I would not be surprised it it is not full of pirates’ doubloons and pieces of eight. Perhaps a ruby or emerald is inside this prize.”
Before Melanie realized what she was doing, she stood up in her little boat and took a dive into the sea. Her arms had reached the prized purse and the fish began to murmur about what a fantastic catch THEY had just found! The fair maiden Melanie swam out into the chilly waters with the sea creatures and was never seen again.
Legend has it that if you sit along the docks in Manteo in the early morning, you just might see and hear a fair-haired mermaid smiling and singing you melodic songs. There is one catch, however. This mermaid has a pretty purse that she carries around her shoulders. She will wait until a coin is tossed into the water. If you have a fishing pole or net with you however, you just might be rewarded handsomely!

belajar menggambar anime/manga

Menggambar bukanlah pelajaran yang sulit seperti Matematika atau Fisika, Menggambar adalah Seni yang dapat dipelajari dengan Mudah, Jika Anda Tahu Caranya! OK kita mulai sekarang.

1.Langkah pertama mulailah mencari referensi buku komik yang akan digambar, karena mencontoh gambar yang sudah ada lebih mudah daripada harus membuat gambar sendiri.

2.Sebelum kita mulai menggambar siapkan peralatan gambar terlebih dahulu kertas kosong, pensil dan penghapus. Nah.. kalau semuanya sudah siap mari kita mulai menggambar.

3.Gambarlah wajah salah satu tokoh komik favorit Anda dengan cara perlahan-lahan. Saya sarankan gambarlah tokoh komik yang kira-kira mudah untuk di gambar misalnya Doraemon atau Sinchan.

4.Gambarlah dengan perlahan-lahan... dan tidak perlu khawatir bila hasil gambarnya tidak mirip dengan komiknya, namanya juga baru belajar menggambar.

5.Usahakan dalam setiap menggambar wajah dari tokoh komik dilakukan sampai selesai. Gambarlah wajah tokoh komik tersebut secara berulang-ulang sehingga kira-kira mirip dengan di komiknya.

6.Kemudian gambar tokoh komik tersebut tanpa harus melihat buku komik. Mungkin gambar yang dihasilkan tidak mirip dengan aslinya, tapi yang paling penting anda sudah mengetahui ciri-ciri khusus pada gambar tokoh komik tersebut.

7.Gambarlah wajah tokoh tersebut dalam posisi yang berbeda , misalnya gambar dari arah samping atau depan. Lakukan hal ini berulang-ulang, kemudian gambar tokoh komik tersebut tanpa harus melihat buku komik.
8.Sebagai catatan, jangan dulu berpindah untuk menggambar tokoh komik yang lain, karena itu akan merusak konsentrasi anda dalam menggambar.

9.Jika Anda sudah dapat menggambar wajah tanpa harus melihat buku komik. Selanjutnya cobalah untuk mengganti ekspresi wajah tokoh komik tersebut, misalnya gambar ekspresi wajah yang sedang marah, sedih atau ekspresi wajah gembira.

10.Ikuti langkah demi langkah point-point yang ada diatas.

Dalam pembuatan komik, tutupilah kekurangan dari komik yang kalian buat dengan menciptakan kelebihan. Misalnya kalian kurang pandai menggambar, tutupilah dengan meningkatkan kualitas cerita. Begitu juga sebaliknya. Kalian dapat membuat komik dengan cara manual atau dengan komputer.